pedomanjogja.com (Yogyakarta) Suasana berbeda terasa di Stasiun Yogyakarta pada Senin pagi (1/6/2026). Di tengah lalu lalang penumpang yang baru tiba maupun hendak berangkat menggunakan kereta api, alunan lagu-lagu yang dibawakan Kelompok Paduan Suara Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sukses mencuri perhatian.
Dengan formasi lengkap, para anggota paduan suara tampil di area stasiun dan menghibur ribuan penumpang. Penampilan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat yang berada di stasiun.
Tepat pukul 10.00 WIB, kelompok paduan suara tersebut membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen itu menjadi simbol penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.
Tak sedikit penumpang yang berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan mereka. Sejumlah penumpang bahkan terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.
Antusiasme dan apresiasi pun mengalir dari para pengguna jasa kereta api.
Salah seorang penumpang tujuan Bandung, Dea, mengaku terkejut sekaligus terkesan dengan penampilan paduan suara tersebut.
“Awalnya kaget, tetapi ternyata bagus sekali. Melihat orang-orang menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat membuat saya merinding. Jarang melihat momen seperti ini. Sangat bagus untuk mengisi waktu sambil menunggu kereta, apalagi bertepatan dengan Hari Pancasila. Harapannya Indonesia semakin maju, tidak banyak korupsi, pemerintah lebih transparan, dan semakin memikirkan rakyatnya,” ujarnya.
Bagi para anggota paduan suara, tampil di stasiun kereta api juga menjadi pengalaman yang pertama. Salah satu anggota Paduan Suara UAJY, Anggariyani Meha, mengaku bangga dan bahagia mendapat kesempatan tampil di ruang publik dengan sambutan yang begitu positif.
Menurutnya, kehadiran mereka merupakan undangan dari PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk menyanyikan Indonesia Raya dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila. Selain itu, mereka juga diberi kesempatan untuk menggalang dana guna mendukung keikutsertaan dalam kompetisi paduan suara di Busan, Korea Selatan, tahun ini.
“Kami sudah melakukan berbagai persiapan dan latihan sebelumnya. Ini pengalaman pertama bernyanyi di stasiun seperti ini. Kami sangat senang dan berterima kasih karena antusiasme masyarakat luar biasa,” katanya.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa selama ini lagu Indonesia Raya rutin diperdengarkan melalui pengeras suara stasiun setiap pukul 10.00 WIB. Namun, pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, KAI menghadirkan langsung kelompok paduan suara untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi para penumpang.
“Kami berkolaborasi dengan paduan suara. Biasanya Indonesia Raya diputar melalui sistem audio stasiun, tetapi kali ini dihadirkan secara langsung. Selain itu, kami juga menghadirkan sejumlah lagu populer sebagai hiburan bagi pelanggan. Paduan Suara Atma Jaya memiliki reputasi yang baik di Yogyakarta, sehingga kami menggandeng mereka sebagai bagian dari upaya KAI membuka ruang bagi komunitas seni, edukasi, dan kebudayaan,” jelasnya.
Paduan Suara UAJY dipilih karena kerap menarik perhatian publik melalui berbagai penampilan yang viral di media sosial dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Ke depan, PT KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai komunitas dan kelompok kolektif, baik di bidang seni, edukasi, maupun kebudayaan, agar dapat menampilkan karya dan aktivitas mereka di area stasiun. Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan bagi penumpang, tetapi juga menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang hidup, kreatif, dan dekat dengan masyarakat. (Hrd)