PEDOMANJOGJA

Diteror Api Misterius, Satu Keluarga di Sleman Mengungsi karena Takut Rumah Kembali Terbakar

Redaksi

Redaksi

31 May 2026, 01:24 WIB
Diteror Api Misterius, Satu Keluarga di Sleman Mengungsi karena Takut Rumah Kembali Terbakar
Api misterius tiba-tiba muncul di berbagai sudut rumah keluarga Hinggil Muftiana, warga Padukuhan Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

pedomanjogja.com (Sleman) Tiga hari terakhir menjadi masa yang mencekam bagi keluarga Hinggil Muftiana, warga Padukuhan Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (24/05/2026)


Api tiba-tiba muncul di berbagai sudut rumahnya tanpa diketahui penyebab pasti. Kemunculannya yang berulang membuat keluarga tersebut hidup dalam ketakutan dan akhirnya memilih mengungsi demi keselamatan.

Minggu siang, sejumlah warga dan relawan tampak membantu mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah. Kursi, perabot, hingga barang berharga lainnya dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko kebakaran yang lebih besar.

Menurut Hinggil, peristiwa itu pertama kali terjadi ketika ia melihat api tiba-tiba muncul dari sebuah kursi di dalam rumah. Saat itu tidak ada aktivitas yang mencurigakan, namun ia mencium aroma yang menyerupai bau gas.

"Awalnya tiba-tiba ada api dari kursi. Saya tidak tahu asalnya dari mana. Ada bau seperti gas," ujar Hinggil.

Sejak kejadian pertama, api terus muncul secara sporadis di titik yang berbeda. Dalam kurun waktu sekitar 26 jam, keluarga tersebut mencatat sedikitnya 11 kali kemunculan api di dalam rumah.


Kondisi itu membuat seluruh penghuni rumah tidak dapat beristirahat dengan tenang. Delapan orang yang terdiri atas tujuh orang dewasa dan seorang anak kecil harus berjaga hampir tanpa tidur karena khawatir api kembali muncul sewaktu-waktu.

"Sudah hampir dua hari kami tidak tidur karena terus waspada. Di rumah ada tujuh orang dewasa dan satu anak kecil," katanya.


Memilih Mengungsi Demi Keselamatan

Rasa takut yang terus menghantui akhirnya membuat keluarga Hinggil memutuskan meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

Mereka memilih mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman sambil menunggu penyebab kemunculan api dapat diketahui.

Keputusan tersebut diambil karena api muncul secara tiba-tiba dan sulit diprediksi. Selain menimbulkan kerugian material akibat perabot yang terbakar, fenomena itu juga menimbulkan tekanan psikologis bagi penghuni rumah. Warga sekitar pun turut merasa khawatir. Sejumlah tetangga bergantian membantu proses evakuasi barang dan memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak.


Polisi Lakukan Penyelidikan

Hingga kini, penyebab pasti kemunculan api masih menjadi misteri.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Seyegan telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah titik lokasi kemunculan api di dalam rumah. Polisi juga meminta keterangan dari pemilik rumah serta warga sekitar untuk mengumpulkan informasi yang dapat membantu mengungkap penyebab peristiwa tersebut.

Proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi mengenai sumber kemunculan api.

Sementara itu, keluarga Hinggil memilih bertahan di pengungsian dan belum berani kembali menempati rumah mereka.


Bagi keluarga tersebut, ketidakpastian mengenai kapan dan di mana api akan muncul kembali menjadi alasan utama untuk menjauh sementara dari rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal mereka.

"Sampai sekarang kami masih takut masuk rumah. Khawatir api muncul lagi secara tiba-tiba," ujar Hinggil. (Fzn)


💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Jadilah yang pertama berdiskusi...